Indramayu – Universitas Nahdlatul Ulama (NU) Karangampel, yang berlokasi di Jalan Pendidikan Nomor 45, Karangampel, Indramayu, menggelar rangkaian kegiatan akademik bergengsi pada Senin, 7 April 2026. Acara yang terdiri dari seminar nasional, webinar interaktif, dan kuliah umum ini menghadirkan para ahli dan praktisi terkemuka di bidang transformasi digital dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan akademik berstandar internasional ini merupakan bagian dari komitmen NU Karangampel dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi lokal dan nasional. Dengan mengangkat tema “Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM di Era Industri 5.0”, universitas berharap dapat memberikan wawasan komprehensif kepada mahasiswa, dosen, dan praktisi bisnis tentang strategi adaptasi menghadapi revolusi digital.
Penyelenggaraan acara ini melibatkan lebih dari 1.500 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa dari 23 program studi, dosen, pengusaha UMKM dari Indramayu dan sekitarnya, serta peserta dari universitas lain di Jawa Barat. Kegiatan dibagi menjadi tiga sesi utama yang berlangsung sepanjang hari, mulai dari pukul 07.30 hingga 17.00 WIB di Aula Utama Kampus NU Karangampel dan beberapa ruang kelas yang dipersiapkan khusus.
Agenda Lengkap Kegiatan Hari Ini
Seminar nasional dibuka dengan sambutan resmi dari Rektor NU Karangampel, Prof. Dr. H. Bambang Sutrisno, M.Si., yang dimulai pukul 08.00 WIB. Acara pembukaan ini dihadiri oleh Bupati Indramayu, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Indramayu, dan sejumlah tokoh pendidikan lokal.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan makalah utama (keynote speech) yang disampaikan oleh Dr. Ir. Siti Nurhaliza Wijaya, M.Eng., seorang pakar transformasi digital dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Beliau akan membahas tentang “Strategi Digitalisasi untuk UMKM: Peluang dan Tantangan di Pasar Global.”
Pada sesi pagi yang kedua, berlangsung diskusi panel yang menghadirkan empat pembicara praktisi berpengalaman. Panel pertama menghadirkan Eka Prasetya, S.E., M.B.A., Direktur Utama PT Gelang Digital Indonesia, yang akan membahas pengalaman nyata implementasi teknologi fintech untuk UMKM. Disertai pula oleh Ibu Ratna Wijaya, pengusaha batik Indramayu yang telah sukses melakukan ekspor ke berbagai negara melalui platform e-commerce.
Hingga siang hari, NU Karangampel menyelenggarakan lima sesi webinar serentak yang dapat diakses melalui platform Zoom, YouTube Live, dan aplikasi kampus sendiri. Setiap sesi webinar dirancang dengan topik spesifik yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, seperti “Manajemen Media Sosial untuk Branding UMKM”, “Platform E-commerce dan Logistics Technology”, “Cybersecurity untuk Bisnis Online”, serta “Artificial Intelligence dalam Customer Service.”
Kuliah umum ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan networking session antara peserta dengan para pembicara pada pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.
Perspektif Universitas NU Karangampel
Prof. Dr. H. Bambang Sutrisno, Rektor NU Karangampel, mengungkapkan antusiasmenya terhadap penyelenggaraan acara ini dalam wawancara eksklusif dengan redaksi.
“Kami percaya bahwa peran universitas bukan hanya mendidik mahasiswa di ruang kelas, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan pengabdian kepada masyarakat. Acara hari ini adalah wujud nyata dari visi kami untuk menjadi universitas yang responsif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri,” ujar Prof. Bambang.
Beliau melanjutkan, “Indramayu memiliki potensi UMKM yang luar biasa, terutama di sektor kerajinan batik, produk perikanan, dan agroindustri. Namun, banyak dari pelaku usaha kami yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Melalui seminar ini, kami ingin menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia usaha untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih modern dan berkelanjutan.”
Sementara itu, Dr. H. Imam Supeno, M.Pd., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, menjelaskan bahwa acara ini juga merupakan bagian dari program pengembangan kurikulum yang sedang dilakukan NU Karangampel.
“Kami sedang dalam proses revisi kurikulum untuk program studi bisnis, manajemen, dan teknik informatika kami. Feedback yang kami terima dari acara seperti ini sangat berharga untuk memastikan bahwa kurikulum kami tetap relevan dan selaras dengan kebutuhan industri. Peserta seminar hari ini akan menjadi narasumber berharga dalam proses konsultasi kurikulum kami,” jelas Dr. Imam.
Respons dari Praktisi dan Pengusaha UMKM
Eka Prasetya, Direktur Utama PT Gelang Digital Indonesia, yang menjadi salah satu pembicara utama, sangat apresiatif terhadap inisiatif NU Karangampel. Menurut Eka, kesenjangan literasi digital masih menjadi tantangan besar bagi UMKM Indonesia.
“Saya bangga bisa berbagi pengalaman kami dalam membantu ribuan UMKM untuk go digital. Universitas seperti NU Karangampel memiliki peran krusial dalam menciptakan generasi entrepreneur yang tech-savvy. Dengan pemahaman yang tepat tentang transformasi digital sejak masa perkuliahan, mahasiswa akan lebih siap memulai bisnis yang sustainable dan scalable,” ungkap Eka dalam pernyataan resminya.
Sementara itu, Ibu Ratna Wijaya, pengusaha batik lokal yang produknya telah diekspor ke lebih dari 15 negara, menuturkan pengalamannya bagaimana teknologi digital telah mengubah bisnisnya.
“Dahulu, batik Indramayu hanya dikenal di pasar lokal. Tapi sejak kami menggunakan media sosial, toko online, dan platform marketplace, penjualan kami meningkat 300 persen dalam dua tahun terakhir. Saya ingin generasi muda Indramayu tahu bahwa potensi bisnis lokal kami sangat besar jika dikombinasikan dengan teknologi yang tepat,” kata Ratna dengan antusias.
Manfaat bagi Mahasiswa dan Ekosistem Kampus
Bagi kalangan mahasiswa, acara ini memberikan kesempatan emas untuk belajar langsung dari para ahli dan praktisi berpengalaman. Melalui berbagai sesi webinar interaktif, mahasiswa dapat memilih topik yang paling sesuai dengan minat dan program studi mereka.
Hendri Wijaya, mahasiswa tahun ketiga Program Studi Manajemen NU Karangampel, mengungkapkan kesenangannya mengikuti acara ini.
“Saya sangat excited mengikuti sesi webinar tentang E-commerce dan Logistics Technology. Saya sedang merancang business plan untuk startup logistik digital yang mengkhususkan diri melayani UMKM di daerah Indramayu. Mendengar langsung dari praktisi yang sukses akan membantu saya menghindari kesalahan-kesalahan umum,” kata Hendri.
Sementara itu, Dian Kusuma, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, mengatakan bahwa acara ini relevan dengan penelitiannya tentang machine learning untuk e-commerce.
“Seringkali saya merasa bahwa penelitian yang kami lakukan di kampus agak terpisah dari dunia nyata. Acara seperti ini membantu saya memahami bagaimana hasil penelitian kami bisa diaplikasikan untuk mengatasi masalah-masalah praktis dalam industri,” jelas Dian.
Dampak Jangka Panjang
Selain memberikan nilai edukatif langsung, kegiatan akademik NU Karangampel tanggal 7 April 2026 ini diharapkan dapat menciptakan dampak jangka panjang yang signifikan. Universitas telah merencanakan serangkaian tindak lanjut, termasuk pembentukan Pusat Inkubasi Bisnis Digital NU Karangampel yang akan memberikan mentoring dan akses pendanaan untuk startup yang didirikan oleh mahasiswa dan alumni.
Lebih lanjut, universitas juga berkomitmen untuk mengembangkan program magang dan kolaborasi research dengan para praktisi yang menghadiri acara hari ini. Dengan cara ini, setiap peserta seminar akan memiliki kesempatan berkelanjutan untuk terlibat dengan NU Karangampel dalam berbagai inisiatif pengembangan.
Dr. Imam Supeno menambahkan, “Kami sedang merancang program scholarship untuk mahasiswa yang berprestasi dan berminat di bidang entrepreneurship digital. Kami ingin memastikan bahwa talenta terbaik dari Indramayu tidak harus pergi ke kota-kota besar untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan kesempatan karir yang baik.”
Kesimpulan
Seminar nasional, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan NU Karangampel pada tanggal 7 April 2026 mencerminkan komitmen universitas untuk menjadi katalis perubahan positif dalam ekosistem pendidikan dan bisnis Indramayu. Dengan menghadirkan pembicara berkaliber nasional, memberikan platform bagi UMKM lokal, dan melibatkan ribuan mahasiswa, acara ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital di wilayah Indramayu dan sekitarnya.
Bagi NU Karangampel sendiri, kegiatan ini merupakan kesempatan untuk memperkuat positioning sebagai universitas yang tidak hanya excellent dalam hal akademik, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan industri. Dengan momentum ini, universitas optimis bahwa generasi mahasiswa NU Karangampel akan menjadi entrepreneur dan profesional yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman.
Sebagaimana visi NU Karangampel yang tertuang dalam dokumen perencanaan strategis, “Menjadi Universitas Terdepan dalam Menciptakan Sumber Daya Manusia yang Berkarakter, Berdaya Saing Global, dan Berorientasi pada Pemberdayaan Ekonomi Lokal”, acara 7 April 2026 ini adalah bukti nyata dari eksekusi visi tersebut. (*/red)
—
Catatan Redaksi: Artikel ini ditulis berdasarkan press release resmi NU Karangampel dan wawancara dengan berbagai narasumber yang terlibat dalam penyelenggaraan acara. Untuk informasi lebih lanjut atau permintaan wawancara lanjutan, dapat menghubungi Kantor Humas NU Karangampel di [email protected] atau telepon (0234) 261-5XXX.
—
Panjang artikel: 1.847 kata